Malam hari, belum ada penerangan listrik dari PLN waktu itu. Di sekolahku ada peringatan Maulid Nabi. Letaknya di belakang rumahku, tidak jauh, namun cukup gelap. Kalau tidak salah, akumasih duduk di kelas 1.
Usai acara Maulidnya, aku beraksud membantu Ibu, membawakan barang-barang perlengkapan konsumsi acara tersebut. Aku membawa se-ember gelas kaca. Tidak berat, tapi gampang pecah!
Di pertengahan jalan ke rumah, karena gelap, aku tidak membawa senter, hanya mengandalkan ketajaman mataku semata, aku tersandung seonggok akar pepohonan. Braakkkkkkkkk!!!!!! aku terjatuh! Aku coba meraba-raba gelas-gelas bawaanku yang berserakan. Beberapa kutemukan, sebagian besar sudah pecah, sedikit saja yang masih utuh.
Sesampaiku di rumah, aku merasa bersalah sekali.................walau ibuku tiada mempersoalkan gelas-gelasnya yang pecah.
Saya lahir di Sedan (C2N), Kab Rembang, Jawa Tengah. Sekolah dari SD hingga SMP di Sedan, SMA di Rembang kemudian lanjut kuliah di Jogja. Setelah bekerja, awalnya di Konsultan, pindah LSM dan pindah lagi di Kontraktor, proyekan. Sebagai orang proyek, otomatis sering berkembara dari satu kota ke kota lainnya. Blog ini adalah sarana menyimpan memori setiap bentuk kenikmatan yang selalu saya terima selama pengembaraan tersebut.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
gara-gara akik
Jagoan ketigaku umurnya 8 tahun, kelas 2 Sekolah Dasar. Baru menyenangi akik yang saya beli di Martapura, sewaktu saya pulang bertugas dari ...
-
Di tanah suci, kita akan banyak bergerak, berpindah tempat dan berkumpul dengan jutaan orang dari seluruh pelosok penjuru dunia. Kita berusa...
-
Pendahuluan Didasari oleh ketidakpuasan terhadap kekurangoptimalan pelayanan Petugas Haji Indonesia di tanah suci, saya menulis catatan ini...
-
Banda Aceh, pertengahan 2007, meskipun ini bukan yang pertama kali aku di Banda Aceh, namun aku masih bingung mengenai kota ini. Pindahan da...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar