Kamis, 02 Februari 2012

Wukuf

Sehari menjelang wukuf, jamaah sudah tiba di arofah. Ada juga kloter lain yang singgah di Mina dulu untuk tarwiyah, baru pagi harinya tanggal 9 Dzulhijjah, tiba di Arofah. Namun hendaknya yang menjadi perhatian adalah bahwa pada tanggal tersebut, lalu lintas ke Arofah sangat padat. Akibatnya adalah ada beberapa kloter yang hampir terlambat tiba di Arofah saat wukuf dimulai. Sehingga pantaslah kiranya KBIH saya memutuskan untuk tiba lebih dini di Arofah untuk menghindari hal-hal seperti itu.

Di Arofah, tenda-tenda sudah disediakan oleh pengelola Maktab. Jamaah laki-laki dipisahkan dengan jamaah perempuan. Makanan disediakan, dengan cara antrian tentu saja. Minuman pun demikian, panas: kopi atau teh; dan dingin: air putih botolan. Kamar mandi umum ada juga, tetapi sangat terbatas, terpisah antara laki-laki dan perempuan. Di sinilah ujiannya: antri mengular panjaaaaang sekali. Harus kita atur: jangan sampai kita ketinggalan saat wukuf.

Beberapa jamaah yang sudah pernah Haji/umrah, seusai sholat shubuh akan menuju Jabal Rahmah. Sayang saya tidak tahu, dan tidak diberitahu oleh Petugas Haji jalan menuju ke Jabal Rahmah tersebut. Andai tahu...........? Saya akan menuju ke situ juga. Menjelang dzuhur, kembali lagi ke tenda, untuk berwukuf.

Dan, tibalah saat wukuf:.....................................................banjir air mata!

Tidak ada komentar:

gara-gara akik

Jagoan ketigaku umurnya 8 tahun, kelas 2 Sekolah Dasar. Baru menyenangi akik yang saya beli di Martapura, sewaktu saya pulang bertugas dari ...